Download video clip Vierra Terlalu Lama

yellow star

Sabtu, 11 Februari 2012

The Last Samurai


The Last Samurai adalah film legenda terbaru tentang kebudayaan timur. Film ini didasarkan atas idealism dan konsep hidup sebagai seorang samurai, bukan saduran sejarah.
Sejarah
21 October 1600 di Sekigahara, Tokugawa Ieyasu mengalahkan aliansi barat dengan musket (senjata api generasi pertama) dan dengan demikian menjadi daimyo (penguasa daerah) terkuat dan mengontrol Jepang. Tahun 1603, Kaisar Goyozei menganugerahinya jabatan Shogun, dan dimulailah Tokugawa Shogunate.
Tokugawa Ieyasu menyelesaikan dan menerapkan caste system yang dimulai oleh Toyotomi Hideyoshi. Samurai paling atas, diikuti dengan petani, artis, dan terakhir paling bawah dan selalu dihina adalah pedagang. Sebelumnya Toyotomi Hideyoshi telah melarang siapapun selain samurai untuk membawa pedang. Setelah kemenangannya, Tokugawa Ieyasu memerintahkan pembakaran senjata api dan menutup jepang dari dunia. Semua ini untuk menjamin kontrol dipegang oleh Shogun yang merupakan tingkat samurai tertinggi.
Seperti legenda King Arthur and Knights of Round Table yang memiliki idealism tentang chivalry (kepahlawan satria), samurai mendambakan hidup sesuai bushido. Loyalty (kesetiaan), Honor (kehormatan), dan Patriotism. Kesetiaan pada kaisar, kehormatan/kemurniaan tindakan, dan patriotisme pada negara.
Dalam kenyataannya samurai hidup bermabuk-mabukan, tidak pernah bekerja, bertindak seenaknya, tidak menghargai kaisar, dan menyengsarakan rakyat jelata. Rakyat umum dan grup yang setia pada kaisar menunggu saat untuk memberontak yang tiba berupa Admiral Perry yang membuka paksa Jepang pada tahun 1853.
Saigo Takamori dilahirkan di Satsuma (Jepang selatan) pada tahun 1832 di keluarga pembantu rendahan. Dari awal ia telah terjun di gelanggang politik dan terkenal dengan opini extremenya tentang kedaulatan mutlak kaisar. Tahun 1858, karena suara kerasnya, ia dikucilkan ke pulau Oshima (Satsuma). Di mana ia berusaha untuk bunuh diri tapi gagal.
Enam tahun kemudian tahun 1864, ia diijinkan kembali ke pusat untuk melatih pasukan Satsuma. 1867 perang pemberontakan besar meletus. Meiji Restoration. Yang bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan Edo dan Tokugawa Shogunate, dan mengembalikan kekuasaan pada kaisar saat itu, Kaisar Meiji. Saigo Takamori berperang gigih di pihak kaisar. Atas jasa-jasanya, Saigo Takamori dianugerahi jabatan penasehat kaisar dalam pemerintahan baru.
1873 ia mengusulkan perang melawan Korea dan ditolak oleh anggotak council lain yang telah mengunjungi eropa. Di mana mereka melihat besarnya jurang yang memisahkan Jepang dan negara modern. Jepang tidak dapat bertahan lama tanpa modernization dan industrialization secepatnya. Samurai sebagai group yang sama sekali tidak produktif harus segera digantikan oleh yang lain kalau Jepang ingin mengejar.
Setelah usulnya ditolak, Saigo meninggalkan council dan selama empat tahun melatih pasukannya. Tahun 1877, ia memimpin pemberontakan Satsuma. Di satu pihak pemerintahan Meiji dan dipihak lain samurai caste.
Setelah beberapa bulan berperang melawan Imperial Army yang terdiri dari rakyat jelata bersenjata modern, para samurai mundur pulang. 14 September 1877, mereka habis terbunuh hampir tiba di kampung halaman. Saigo Takamori mengakhiri nyawa sendiri.
Film
Seperti tertulis di atas, The Last Samurai bukanlah cerita sejarah, melainkan myths and legends. Samurai di film ditampakkan sesuai dengan ajaran bushido. Disiplin, setia pada pimpinan dan negara, menolong yang lemah, dan murni dalam pikiran maupun tindakan. Pemerintahan Meiji ditunjukkan sebagai pihal yang salah. Kaisar tak bertenaga dan negara dipegang Omura, minister terkuat di council.
1876 Omura (Harada Masato) berlayar ke Amerika, negara yang sedang berbenah setelah perang Utara dan Selatan sebelas tahun sebelumnya. Kapten Nathan Algren (Tom Cruise), veteran perang, disewa sebagai penasehat militer bertugas untuk melatih Imperial Army yang baru dibentuk dalam hal pemakaian rifle dan artillery.
Dalam engagement pertama Nathan terkepung sendirian, meskipun tetap melawan dengan gigih. Katsumoto (Watanabe Ken) merasa telah menemukan macan putih yang dilihatnya dalam meditasi.
Musim dingin tiba dan Nathan ditahan di desa markas pihak samurai. Di sana Nathan yang dikejar-kejar rasa bersalah atas tindakan masa lalu menemukan tempat berteduh dan tujuan hidup baru. Secara bertahap ia mengikuti cara hidup samurai yang disiplin dan murni. Sampai pada akhirnya memutuskan untuk berganti sisi dan berpihak pada samurai.
Pendapat
Saya pergi nonton dengan pikiran akan menikmati sejarah alternatif atau cerita pemberontakan Satsuma dari mata fiksi barat. Sekarang ini film tentang timur nge-trend di Hollywood. Meskipun budaya oriental masih berkesan misteri dan asing. Tidak heran kalau pemeran utama bukanlah orang Jepan asli dan film ini masih mengandung unsur pahlawan dari barat.
Hal ini bukanlah masalah karena dari synopsis semua orang bisa mengantisipasi. Sejujurnya hal yang saya fokuskan adalah action. Martial arts. Samurai fights with katana. Ketika budaya dan tata cara hidup ideal sesuai dengan impian ditayangkan saya sempat terkesimak dan kagum. Karena yang saya antisipasi hanyalah adu tempur antara dua pihak.
Tom Cruise sebagai pemeran utama memang janggal. Apalagi ide orang barat sebagai seorang samurai. Tapi ini salah. He is not 'The Last Samurai'. It's Katsumoto.
Katsumoto adalah bayangan dari Saigo Takamori yang sampai sekarang karena jasanya dalam Meiji Restoration diakui sebagai pahlawan, meskipun memberontak.
Dalam film Katsumoto adalah pemain pembantu yang memberi contoh pada Nathan. Segala tindakannya selalu bertujuan membantu kaisar yang dibelenggu oleh minister korup. Nyawapun ia korbankan demi kaisar.
Tidak kalah pentingnya tokoh lain seperti Taka (Koyuki) janda dari seorang samurai yang mati dibunuh Nathan. Taka merawatnya Nathan sampai sembuh dan menerima dia tinggal di rumahnya, menunjukkan belas kasih dan kesetiaan pada perintah kakaknya Katsumoto, dan yang terpenting: pengampunan.
Kesan paling mendalam bagi saya adalah perjuangan Katsumoto. Menurut saya ia adalah pemeran utama sebenarnya. Tokoh Nathan menutup potensi besar untuk cerita ini bisa lebih berkembang. Hal yang sungguh disayangkan.
In summary, this is the story of an ideal last samurai, Katsumoto. Not Nathan Algren.
Cocok bagi: yang suka cerita legenda dan kepahlawanan, terutama berdasarkan cara hidup timur dan Jepang.
Tidak cocok bagi: yang ingin melihat adu pedang dari awal sampai akhir atau sejarah yang benar dan akurat.
Rating2 stars
CategoryFilm
CountryUnited States
Year2003

0 komentar:

Poskan Komentar